Habis gosok kupon undian dari salah satu prodak makanan ringan, disitulah ketidak beruntungan gue hari ini dimulai.

Tadi waktu pulang sekolah gue muter2 kebingungan kayak orang bingung. Feeling gue kali ini lagi lagi salah (seperti biasanya). Sebenarnya gue hari ini mau ke rumah temen gara gara bapaknya meninggal dunia kemarin kamis, sebenarnya ke rumah temennya itu pas kemarin tapi entah angin mana yang membatalkan semua.

Hari ini pun sebenarnya jadi, tapi jadi enggak jadi karena sebenarnya gue sama temen temen mau perginya waktu setelah istirahat tapi dilarang sama guru alesannya sih diluar masih ujan, hati gue sebenarnya mau menepis perkataan tajam itu dengan jawaban tapi di dalam kan enggak ujan.

Akhirnya gue dan temen temen gue memutuskan buat perginya setelah pulang sekolah (sebenarnya sih gue gak ikut mutusin sih, gue kan orangnya penurut. Cieeee) tapi perginya sendiri2. Terus gimana dengan nasib gue? Gue kan gak tau rumahnya, setalah mondar mandir sukses membuat gue dan temen gue yang senasib itu membuat kayak orang gila akhirnya kami berdua memutuskan buat pulang ke rumah masing2.

Waktu menuju ke rumah gue pun masih tidak diberi keberuntungan, karena waktu gue jalan lewat jalan pintas itu jalannya penuh lumpur dan baunya itu mencurigikan buat di curigai sebagai bekas tai ayam.

O, iya gue lupa tadi waktu pulang juga ada mobil gak terlalu bagus dan tidak berakhlak baik ngenain pas banget sama kaki gue dengan air bekas sisa semalam.

Di perjalanan menuju ke rumah gue dibasahi oleh air gerimis hujan yang sukses membuat seragam baju kotak2 merah dan celana putih gue gak terlalu basah.

4 menit 36 detik kemudian sampai dirumah dengan selamat hanya saja sepatu dan kaos kaki gue basah.

Hari yang tidak menguntungkan.
Sekian dan selamat menunggu jemuran kering. Hahaha *ketawa sambil nangis*

Iklan