Lo orangnya cupu, culun, abstral, najis, jijik dan amit-amit. Dari hati cewek..

Ya, cewek pada phobia sama gue. Padahal cewek itu tulang rusuk gue. Cewek itu manusia yang diciptain untuk menjadi penyempurna atau bisa dibilang tulang rusuk bagi cowok. Kenapa gue bilang seperti itu karena kalo cowok misalnya jadi tulang rusuk cewek itu bisa jadi akan osteoporosis. Lupakan tentang pelajaran biologi, gue akan menceritakan perjuangan gue mencari tulang rusuk sesungguhnya, berikut ceritanya (baca: cekidot)

Gue orangnya mudah menyukai cewek tapi sulit untuk mencintai cewek. Hingga suatu ketika gue benar-benar menemukan orang yang memang sangat mudah untuk gue cintai. Sebut saja dia ZED, dia orangnya sederhana, ramah, tidak alay dan juga tidak lebay. Gue yakin dia itu tulang rusuk yang selama ini gue cari-cari.

Yang membuat gue benar-benar jatuh cinta sama ZED adalah kesederhanaannya. Ya, dia sederhana sekali dari mulai berjalan, makan, minum, berbicara, dan menyapa semua terlihat tidak berlebihan dan itu membuat gue benar-benar sangat jatuh cinta kepadanya.

Gue yang terlihat culun bisa menjadi terlihat sangat liar memikirkan dia, dari caranya menyapa, bicara dan kesederhanaannya, dimalam hari.

Bertahun-tahun gue alami terpendamnya rasa cinta yang ada. Hingga waktu yang benar-benar gue tunggu tiba yaitu bisa berbincang-bincang bersama ZED. Jadi, waktu itu semua berawal dari ranah jejaring sosial twitter (@imamabil) gue memberanikan diri buat memintanya untuk memfolback twitter gue, sama seperti yang dilakukan alayers pribumi kepada artis. Kurang lebih seperti ini
@******* f#lb4ckkkk y@!
(nama disamarkan)

Yah, itulah kealayan gue demi orang yang gue cintai dan bisa dibilang demi Tulang Rusuk gue.
Akhirnya dia mem-follow-back twitter gue setelah beberapa teror dan paksaan alay yang gue lancarkan berhasil. Kejam . Setelah itu gue dan ZED saling melontarkan hinaan seperti biasa itu cuma bercanda yang sebenarnya memang iya adanya.

Basa-basi antara gue dan ZED terjadi hampir lama dan sudah cukup untuk meyakinkan jiwa dan raga gue buat janjian ketemuan sepulang sekolah, dekat jurang (baca: mempermudahkan bunuh diri) dan ZED pun mengiyakan ajakan gue.

Di dekat jurang,
Gue : Lo tau nggak di dekat jurang kayak gini tuh banyak malaikat pencabut nyawa?
ZED : Kok bisa?
Gue : Iya, kan disini langganan orang bunuh diri, jadi sengaja dibanyakin stok malaikat pencabut nyawanya.
ZED : Hahaha (pura-pura ketawa)
Gue : Sebenarnya gue mau ngomong, kalo gue cinta sama lo!
ZED : Oh..
Gue : Jadi, lo mau gak jadi pacar gue? Pacar pertama gue?
ZED : Iya, deh mau.
Gue : (loncat-loncat pocong)

Entah, karena masih terpengaruh obat atau lagi gak sadar? ZED menerima ajakan pacaran gue yang seperti ajakan main petak umpet. Intinya waktu itu gue senang sekali.

Keesokan harinya,
Dan hal yang sudah gue duga-duga pun terjadi. Jadi, waktu itu dia ngajak gue ketemuan di rumah sakit. Gue bingung siapa yang sakit?

Di rumah sakit tepat depan UGD,
ZED : (berdiri membawa helm SNI)
Gue : Siapa yang sakit? Kucing lo?
ZED : Nggak siapa-siapa kok, mendingan lo sekarang pakai helm ini deh. Gue mau ngomong!
Gue : Iya, lo mau ngomong apa? (pasang muka mau dengerin dengan helm SNI kegedean)
ZED : Soal kemarin. Gue batalin nerima cinta lo. Gue khilaf nerima lo. Lo itu culun, cupu, abstral, najis, jijik dan amit-amit. Kenapa kemarin gue nerima lo, karena gue takut lo bunuh diri gara-gara gue tolak. Lagian kemarin lo nembak gue di dekat jurang, jadi gue takut entar lo loncat ke jurang.
Gue : Terus kenapa gue disuruh pakai helm? Tapi kenapa lo putusin gue depan UGD kayak gini?
ZED : Helm itu biar kepala lo aman waktu bunuh diri. Dan kenapa lo gue putusin depan UGD biar kalo misalnya lo bunuh diri biar cepet penanganannya sama dokter.
Gue : Ya sudahlah.
ZED : Ya jangan nangis juga kali.
Gue : …. (pergi)
ZED : (syukuran)

Sejak saat itu gue jadi phobia sama ZED, setiap ketemu sama ZED gue langsung menstuarsi padahal gue laki.

Dan itulah kisah cinta pertama gue. Kisah mendapatkan tulang rusuk yang sangat suram, tragis dan tipis.

Note : Cinta datangnya dari hati, suka datangnya dari sini (nunjuk mata)

(@indrawidjaya) (@bukune) (#SayembaraTulangRusukSusu)

Iklan