b

Nggak tau kenapa, gue baru minum dua tetes air teh aja gue harus bolak-balik dua kali ke kamar mandi.

Oke, gue lagi nggak mau denger yang serem-serem dulu tentang gue.

Nggak tau kenapa, mungkin muka gue udah terlalu serem buat ndengerin yang serem-serem.

Nggak tau kenapa, orang kalo tidur itu selalu serem, oh itu merem ya?

Aneh, muka gue serem, mata gue selalu merem, tapi gue nggak suka ndengerin yang serem-serem.

Walaupun serem-serem gini, gue juga pengenkan ndengerin yang imut-imut gitu, ndengerin Cherrybelle?

c

Oke, nggak tau kenapa, gue nggak pernah bayangin kalo Cherrybelle itu imut.

Gue juga nggak pernah bayangin kalo gue yang notabene lahir di zaman modern ini, nggak bisa nulis Cherrybelle dengan benar, hingga-hingga gue harus googling dulu.

Iya jangan salah, walaupun muka gue masih tradisional tapi seenggaknya gue agak modern sedikit dengan apa-apa cari di google, meskipun baru bisa.

Siapa cowok yang nggak suka Cherrybelle? Cuma gue.
Oke, ada apa dengan gue ini, kenapa tiba-tiba bahas Cherrybelle?
Insyaf nak, ingat muka.

b

Menurut gue sebagai cowok sejati, membahas Cherrybelle itu lebih jantan dibandingkan membahas CJR.

CJR itu yang personelnya (ma’af sebelumnya Comate) Bambang, Supri sama Suep itu ya?
Bukan, cupu banget sih lo.

Oke, gue nggak terlalu ngikutin perkembangan Boy Band Indonesia.
Gue akuin.

Gue juga nggak ngeces pas lihat kembang desa, walaupun gue ngiler. Kalo gue ngeces, kesannya kakek petani hidung belang (petani yang udah punya cucu terus ada luka bakar di hidungnya) banget.

Ngomong-ngomong soal kembang desa, gue jadi inget ibu kantin, apa hubungannya?
Oh, gue inget.
Ibu kantin itu di rumah punya kembang yang diambil dari kota.
Kenapa gue bisa tau?
Karena gue pernah jadi tukang kebun sehari di rumah ibu kantin gara-gara gue nggak bisa bayar gorengan. Bercanda.

Gorengan. Gorengan mengingatkan gue sama ehm.. sama gebetan.
Jadi, waktu itu gebetan ngomong ke gue, gebetan waktu itu lagi jualan gorengan di pinggir jalan (berarti gebetan gue tukang gorengan, dan gue nggak tau dia eneng-eneng atau abang-abang, gue juga nggak tau dia jualan gorengannya pakai boraks apa enggak?), gebetan ngomong gini ke gue :
“Cowok itu sama aja, kalo nggak homo ya bajingan”
Lalu terdengar riuk-riuk suara gorengan.

Waktu itu gue langsung pulang dengan sebungkus martabak di tangan kanan yang diberi gebetan.
Nggak tau kenapa, waktu itu kenapa gue nggak bingung dan membatin kayak gini “Ini sebenarnya gebetan penjual gorengan atau penjual asongan, eh maksudnya penjual martabak?”

Sebenarnya gue baru sadar, gue nggak setuju sama apa yang dibilang gebetan. Gue nggak setuju kalo cowok itu cuma ada dua tipe yaitu homo dan bajingan.
Menurut gue, tipe cowok ada 3 yaitu:

1. Homo
Biasanya orangnya cool (keren) dan dia nggak suka cewek tapi suka cowok. Ini bukan gue banget.
Gue orangnya bukan cool karena keren, gue biasanya cool karena kedinginan (baca: bengek).
Kalo soal cewek jangan ditanya lagi deh, walaupun mantan gue nggak lebih dari 35 tapi seenggaknya gue suka cewek, walaupun gue sering dihina sama cewek.

2. Bajingan
Orangnya tukang bohong, hidungnya ada belangnya dan matanya ada keranjangnya.
Gue juga nggak tau, itu mata apa tempat jualan? Kalo tempat jualan, awas di sana ada WOTA (apa hubungannya? nggak soalnya kalo dilihat WOTA entar keranjangnya dipinjam buat jualan di depan member JKT48, terus member beli dan penjual (WOTA yang minjem keranjang tadi) modus dan mereka foto bareng deh)

(kayak gini jadinya)
b
(ini gue nggak tau, yang ini penjual apa)

b

back to bajingan. Gue juga nggak suka bohong tapi gue udah cinta bohong dan dalam waktu dekat kami akan menikah.
Di mata gue ada keranjang, ya mau gimana lagi kan muka gue muka-muka anak basket gitu, jadi mau nggak mau di mata gue harus ada keranjang, biar gue bisa latihan basket dimana saja.
Intinya gue bukan bajingan.

3. Homo Tapi Bajingan
Ini jenis cowok yang jelalatan nggak pada tempatnya.
Biasanya cowok jenis ini suka modusin tukang ojek.
Biasanya kalo ada tukang siomay lewat depan rumahnya juga sering digodain.
Ini jenis cowok yang suka selingkuh sama suaminya.
Semoga saja di dunia ini nggak ada jenis cowok seperti ini.

Gue cowok jenis yang mana ya?
Nggak tau kenapa, gue pengen nanya sama kalian, kalian jenis cowok yang mana?

j
Postingan ini diikutsertakan dalam 1ST Anniversary Giveaway : Tunjukkan Keabsurdanmu

Iklan