smile

Kemarin sambil nunggu tukang ojeg langganan lewat, gue ngobrol panjang lebar sama orang yang dandanannya rapi, baunya wangi, rambutnya belah kiri, dan ternyata dia lulusan psikologi.

Sebenernya bukan ngobrol sih, lebih tepatnya curhat. Gue curhat kalau cewek gue suka senyum banget. Gue juga bilang ke mas-mas lulusan psikologi itu kalau gue merasa senyumannya mengandung arti, tapi yah gitu gue nggak ngerti.

Karena gue orangnya kepo, yaudah gue tanya aja ke mas-mas itu. Gue nanya kalau sebenarnya senyuman itu punya arti nggak sih? Dan dengan senang hati mas psikologi menjawab begini:

“Pada dasarnya setiap lekuk senyuman itu ada artinya. Berhubung gue punya sedikit ilmu tentang psikologi, gue akan menjelaskann tentang jenis senyuman beserta artinya,

Yang pertama adalah,
Senyum Malu-Malu
Sama seperti namanya, senyum ini memang sebagian besar mengandung rasa malu-malu, apalagi kalau lo malu-maluin. Senyuman ini mengisyaratkan dia bukan orang yang bertujuan negatif dan segan sama lo. Namun, hargai setiap pesan yang dia bawa. Bila lo memberikan respon yang salah, dia akan selalu mengingatnya.

Yang kedua yaitu,
Senyum Geli
Senyum geli bisa terjadi karena seseorang merasa tergerak dengan tingkah orang yang dilihatnya. Bisa jadi karena nampak lucu atau mengherankan dalam hal lain dalam bentuk positif. Namun senyum seperti ini menandakan dia cukup welcome dan nyaman dengan keberadaan lo.

Yang ketiga harus diwaspadai, yaitu
Senyum Sinis
Ciri senyum ini adalah senyum di salah satu ujung bibir sambil menarik nafas pendek dan menoleh ke bawah, kanan atau kiri. Senyum ini seolah meremehkan, juga bisa jadi merupakan senyum kehampaan. Orang seperti ini bisa jadi sulit menerima kekalahan atau tipe orang yang sebenarnya tak tahu apa yang dia inginkan, tapi agak meremehkan orang lain.

Yang keempat,
Senyum Lembut
Senyum ini membentuk lengkungan tipis dan sorot mata yang hangat, sedikit panas. Senyum seperti ini paling disukai banyak orang, banyak dilakukan oleh orang berhati gentleman tapi juga bisa digunakan sembarangan untuk menjerat hati lawan jenisnya.
Ciri senyuman lembut yang palsu adalah yang diikuti dengan kata-kata meminta atau mempengaruhi. Membuat lo menuruti maunya.

Kelima,
Senyum Tanpa Mata Menyipit
Senyum
ini bisa menjadi tanda dia agak atau sudah bosan. Biasanya terjadi saat mereka berusaha menetralisir kondisi yang tadinya tegang sehingga bisa kembali cair lagi. Bisa juga menjadi caranya menarik diri dari suasana yang kurang nyaman baginya.

Keenam,
Senyuman Lebar
Senyum lebar biasanya disertai menyipitnya mata, terbukanya mulut dan seluruh wajah yang nampak ceria. Ini adalah sebuah senyum ‘selamat datang’ atau senyum bahagia.
Beberapa orang memalsukan senyum seperti ini dengan tujuan ‘formalitas’ atau topeng. Cirinya terlihat dari bahasa tubuh yang nampak canggung atau kaku. Sementara mereka yang tulus, bahasa tubuhnya lebih luwes dan omongan yang keluar dari mulutnya lebih hangat.

Terakhir,
Senyum Sombong
Ada lho yang punya senyuman seperti ini. Biasanya senyumnya tidak seimbang. Salah satu sudut bibirnya terangkat, tapi sisi alisnya yang lain pun ikut naik.
Senyuman ini penuh percaya diri dan berisi perasaan yang superior. Beberapa orang kurang suka senyuman ini.

Nah, kayaknya cuma itu deh, ilmu yang bisa gue bagi ke elo, nanti kalau ada waktu lo bisa curhat-curhat lagi, tapi bayar ya..”

Akhirnya kami pun berpisah. Huhuhu sedih. Tapi dari sekian banyak curhatan gue ke orang-orang kayaknya ini curhatan yang paling bermanfaat, deh. Terima kasih mas-mas psikologi..

Jadi, senyuman pasangan lo yang mana?

Iklan