Disela-sela ngantuk saya yang semakin menggebu-gebu, tiba-tiba ada hal lain yang nggak kalah menggebu-gebunya. Hal itu adalah blog. Lama nggak menulis apa-apa di blog, durhaka sekali rasanya. Karena rasa yang nggak bisa disepelekan begitu saja itu, maka saya memutuskan untuk menulis sesuatu dan mempostingnya di sini, blog yang sudah lama nggak keurus dan hampir (mudah-mudahan jangan) jadi masa lalu.

Setelah lama nggak terdengar, mungkin kurang beretika rasanya jika saya langsung cerita panjang lebar. Karena saya hidup di Indonesia, yang terkenal akan ramah tamah dan basa-basinya, maka saya akan menulis tulisan ini dengan senyum-senyum sendiri (supaya kelihatan ramahnya) dan sedikit banyak basa-basi. Basa-basinya adalah, kabar saya baik.

Di sekolah, saya dan teman saya sedang aktif-aktifnya mencoba mengurus sedikit dari sekian banyak masalah yang ada.

Pertama, saya dan teman saya mencoba mengurus masalah yang sangat dasar: minimnya pengunjung di perpustakaan. Inisiatif yang kami lakukan sederhana, sering-sering berkunjung ke sana. Akibat dari inisiatif itu, pengunjung perpustakaan tetap sama saja: minim. Tapi, setidaknya kami jadi lumayan akrab dengan pustakawannya, bu Pelita. Seperti namanya, beliau memberi cahaya kepada kami, yang notabene sangat tertarik dengan yang berbau perpustakaan, terutama buku, dengan menawarkan soal urusan perpustakaan, terutama pengembalian buku pelajaran tahunan. Ini sangat lumayan, bisa buat menambah kesibukan, yang positif tentunya.

Kedua, masalah yang mungkin kurang diperdulikan atau juga nggak dipermasalahkan, yaitu kemonotonan mading sekolah. Mading di sekolah kalau saya, dan mungkin lainnya yang peka juga, kontennya cuma itu-itu saja: kalau nggak iklan, pengumuman kadaluarsa. Atau dalam artian lain, menurut saya mading sekolah kurang menarik dan update. Inisiatif saya dan teman saya adalah mencoba menawarkan diri untuk mengurus, mengatur, dan mengisi mading tersebut ke beberapa pihak yang bersangkutan, seperti guru bagian kesiswaan, dan juga pengurus osis. Nggak seperti yang sebelumnya dibayangkan, semua berjalan lambat dan alot. Pihak-pihak yang saya dan teman saya tawari seperti menghalang-halangi supaya saya dan teman saya nggak usah repot-repot untuk sok-sok-an mengurus, mengatur, dan mengisi mading, dengan cara halus tentunya. Lain waktu akan saya ceritakan secara panjang lebar.

Selain itu, sekarang saya juga sedang banyak putus kontak sama banyak orang. Banyak alasannya. Lain waktu akan saya ceritakan juga.

Sebenarnya sebelum menulis tulisan dadakan ini, saya sudah menulis dua tulisan lain, namun belum saya edit, masih berantakan. Sedikit catatan, untuk tulisan ini saya tulis secara langsung, tanpa edit dan tulis ulang.

Mungkin sampai sini saja untuk sekilas updatenya. Lain kali saya akan posting yang agak dan lebih panjang lagi. Sampai jumpa!

Iklan