Di sekolah, jomblo atau dalam bahasa ilmiah disebut fakir asmara, sering dianggap sebagai kaum yang kurang beruntung. Mereka dilecehkan, diledek, dan dianiaya secara psikologis. Kepada para jomblo di mana pun kalian galau, tau nggak sih, jomblo itu bukan kurang beruntung. Jomblo itu beruntung, beruntung banget. Kok bisa?

  1. Nggak Perlu Jadi Tukang Ojeg

Sadar atau nggak sadar, ketika punya pacar, kalian pasti sibuk jadi tukang ojeg, yang kerjaannya nganterin dan jemput pacar kapan dan kemanapun. Kalau nggak diturutin? Bisa-bisa pacar ngambek, dan kalau pacar ngambek, nggak baik buat keamanan dan ketentraman Indonesia. Dengan jadi jomblo kalian nggak perlu sibuk kayak gitu.

  1. Nggak Perlu Mikirin Malam Minggu Harus Kemana

Ketika punya pacar, kalian juga harus sibuk mikirin malam minggu harus kemana, naik apa, pakai baju apa, pakai celana apa, apa muka yang mana, dan lain-lain. Jomblo? Palingan juga sibuk mikirin gimana caranya supaya malam minggu turun hujan lebat.

  1. Nggak Perlu Beli “Apa-apa” Harus Dua

Ketika punya pacar, beli apa-apa harus kayak jumlah lubang hidung, beli makanan harus dua, beli minuman harus dua, beli tiket bioskop harus dua, beli helikopter harus dua, dan beli-beli lainnya harus dua. Jadi jomblo? Beli cukup satu, kalau mau beli dua juga nggakpapa, itupun kalau kalian emang rakus, dan biar yang jual seneng.

  1. Nggak Perlu Ngingetin

Ketika punya pacar, salah satu kesibukan lainnya adalah ngingetin hal-hal sepele yang sebenernya kalau nggak diingetin juga nggak bakal lupa. Misalnya, ngingetin pacar makan, ngingetin pacar minum, ngingetin pacar kalau dia harus nafas, ngingetin kalau dia manusia, dan lain-lain. Emang kalau nggak diingetin dia bakal lupa, lupa makan, lupa minum, lupa nafas, lupa kalau dia manusia, gitu? Enggak kan.

  1. Nggak Perlu Jadi Orang Lain

Ketika punya pacar, sadar nggak sih, kalau kalian rela ngelakuin apapun demi pacar seneng? Misal, pacar seneng sesuatu yang romantis, kalian jadi rajin ngasih dia bunga, emang kuburan? Pacar seneng sesuatu yang lucu, kalian rela jadi badut, atau paling ekstrem, kalian rela jadi kiwil. Jomblo? Bebas, ngelakuin apapun, tanpa demi-demi orang lain yang jatuhnya malah pura-pura.

  1. Nggak Perlu Ngerayain Anniversary Jadian

Ketika punya pacar, terkadang jadi lebay, ngerayain anniversary jadian sering banget, dari mulai anniv seminggu, sebulan, setahun, sampai seabad. Jomblo? Mending juga ngerayain anniversary kemerdekaan Indonesia, setiap 17 Agustus.

 

Jomblo atau punya pacar itu pilihan, bukan kutukan. Pilih satu yang kalian rasa suka, jangan pilih dua-duanya, rakus. Sederhana, jomblo atau punya pacar itu sama aja, sama-sama manusia, bedanya kalau jomblo nggak punya pacar, kalau punya pacar nggak jomblo.

 

Iklan